JOB EXPERIENCE AT TMII

kembali lagi bersama Mesyi (Idol Cilik jaman gue SD)
post kali ini tentang UPW , ga bosen dong? entah kenapa gue selalu tertarik mau posting tentang pengalaman UPW , soalnya greget banget kebersamaannya *ahmasa*
UPW selain jalan-jalan menghabiskan doki bonyok,kita pun belajar untuk bersusah-susah, seperti ; Job training,PKL,magang dll (inti dari segalanya artinya sama). satu lagi kegiatan yang kita jalani, mangkal.. canda t(>.<)t kembali ketopik awal gue mau bahas tentang kegiatan JOB training kita bersama,JT kali ini berbeda tentunya dengan JT pas bulan Maret, kalau bulan Maret serasa di lapisan bumi paling bawah kalau JT kali ini serasa keliling angkasa bersama paus akrobatik dan menuju rasi bintang paling indah. kita diasingkan dari sekolah selama seminggu tepatnya di TMII(Taman Mini Indonesia Indah)pasti bingung dong kita ngapain sampe JT di TMII? kita semua diperintahkan oleh KAJUR kita buat menjadi tourguide atau belajar lebih dalam tentang rumah adat disana. tentunya setiap propinsi mempunya rumah adat masing-masing dong? 33 Propinsi jelas terbilang banyak,jadikita ditempatkan di anjungan yang berbeda-beda . masing-masing anjungan diisi sama 3-4 anak-anak, sebenarnya maximal cuman 3 tapi kelompok gue sendiri 4orang ,satu orang itu sisaan(buangan) canda Dew (korban yang ditinggal oleh Cindy&Vivi yang lagi asik JBOT) hehe :P


AWAL-AWAL kita job itu tanggal 18 Oktober , berhubung sekolah sepi karena saat itu bertepatan sama widyawisata kelas 10 yang ke Bali jadi kita diasingkan ke TMII untuk berfoya-foya.spik. kita disana yang tadi gue bilang JOB/TOURGUIDE di setiap anjungan provinsi disana. kita mengawali pkl kita di hari Selasa. sialnya di hari pertama itu kita gatau harus ngapain,disuruh kumpul sama Pak MT.Sirait sih di theater tanah air yang deket anjungan Bengkulu jam 08:00,tapi apaaa? kebiasaan orang Indo emang suka makan karet jadi waktu dihidup ini pun jadi karet alias ngaret.krik !!! satu jam sudah kita menanti di depan Theater tanah air, kita sudah sibuk telponin Pak Budi(wali kelas) yang tau seluk-beluknya harus apa dan ketemu siapa kita disana,sampai-sampai kita ber-28 udah ngiterin TMII buat nyari dimana kantor yang ngurusin PKL oke kaya kita,kejadian waktu itu sama persis kaya di tipi-tipi ncang ncing nyak babe,alias termehek-mehek. satu persatu kantor yang tampaknya kaya bagian yang ngurusin PKL kita datengin dan hampir semua orang kita tanyain tapi malah kita dibuat muter-muter pusing tujuh keliling layaknya orang galau......huffttt ! akhirnya kita hopeless dan membiarkan diri terlantar di theater tanah air menunggu Pak Budi. sekitar jam 09:lewat banyak Pak Budi pun datang dan menemui Bu Fitri selaku pengurus PKL ,dan ternyata kantor itu terletak tepat di sebelah theater tanah air *selidik punya selidik sih ternyata kantor doi yang asli lagi direnovasi makanya nyempil dan susah dicapai sama orang baru* hazzzzzz...

Lanjut singkat cerita kita semua udah di masing-masing anjungan dimana tempat kami ditugaskan, gue sendiri dapet di Anjungan Bengkulu dan itu tempatnya sungguh strategis dekat dengan Museum Tanah air/kantor informasi,makanan sana sini dari yang mahal maupun murah dan gerbang keluar jadi kalo mau c-a-w mudah dan praktis yiha. gue ditempatin di Anjungan Bengkulu bersama partner hebat,rajin guiding dan tak pernah duduk duduk doang kerjaannya Veni,Ika,Dewi. ya pernyataan itu hanya ilusi belaka. setiap hari kerjaan kita hanya duduk manis dikursi & sebuah meja berbentuk persegi panjang dan diawasi oleh Bapak Budi(nama palsu karena mukanya mirip walikelas kita Pak Budi jadi kita panggil pengawas tersebut Pak Budi) huehue =3 Halangan kita selama seminggu itu banyak apalagi Anjungan Bengkulu(gue,veni,ika,dewi) biasa disebut dengan sebutan 'anak rumahan' ktia masuk jam 9 dan pulang harus jam 3 betapa sengsara dan menderitanya kita yang melihat tetangga-tetangga kita yang asik berkeliaran tanpa dicari oleh pengawas anjungan mereka masing-masing. Anak-anak anjungan lain kebanyakan seenak jidat keluar dibawah jam 12 buat makan siang dan stelah itu pulang....hell ! dibandingkan Anjungan Bengkulu yang punya aturan..hufyah. selain itu di anjungan bengkulu pun ada juga yang mengusik, apa itu ? yaa kita terganggu banget sama seseorang yang rempong berkata kotor,kepo,gaptek....dari kita berempat sih emang udah males banget ada doski, mulutnya yang cerewet dan agak muna lah ya(ceritanya panjang) haha. awalnya sih kita seneng-seneng aja tapi akhirnya..GERAM cyint~ oke skip dengan orang rempong itu. lanjut cerita anak rumahan. Yup kita berempat emang kalo dibilang iri,ya iri banget,anak-anak anjungan yang lain selalu keluar dengan muter2 pake motor dan harus melewati anjungan Bengkulu karena itu jalan satu-satunya kalo menuju danau. kita yang cuma bisa melambaikan tangan dan raut muka ditekuk setiap ngeliat mereka berkeliaran T^T

tapi suatu hari... kita udah punya niat buat kabur dengan seenaknya,hehe agak licik sih tapi ya gimana ya lumutan juga harus jaga anjungan yang sepi kalo hari biasa, 'daripada galau mending kita jalan-jalan' kata salah satu anak rumahan.. kita udah nyusun rencana buat kabur setelah makan siang buat jalan-jalan bersama genk motor UPW haha :P setelah kita makan siang di kantin Anjungan kita langsung bergegas setelah melihat pengawas mau Sholat.. kalo mau dibayangin langkah kita waktu itu kaya Pink Panther atau penyelusup yang mau mencari mangsa. Tim penjemput buat nyulik kita udah pada siap,sesampainya di tempat dimana anak-anak lain ngumpul,kita sebagai anak rumahan berteriak 'kita bebas' sambil goyang shincan. dan hari itu rasanya surgawi banget bisa kabur sekitar 1jam lah kita keluar dari anjungan, yang lebih parahnya kita(anak rumahan) bersama dengan teman-teman mengunjungi museum reptil. gue sebagai ketua ditemani oleh Yosapat ngomong ke pihak museum reptil kalo kita sebagai PKL yang mau observasi 'Pak..kita dari PKL nih mau observasi kedalam,kita punya kartu pengenal ko *sambil nunjukin*' si Bapak penjaga diam dan memandang muka kita berdua yang melas. akhirnya bapak itu mengambil keputusan kalau kita harus menghadap orang kantor museum reptil tersebut, dan kita pun hanya mengangguk.. eits mengangguk bukan berarti 'setuju' kan? buahhaa =D selang berapa menit kita semua pun akhirnya masuk tanpa dosa dan mulai teriak-teriak layaknya anak SD 08 petang lagi study tour haha :p lumayan membuat keonaran sih dengan suara kita tapi ya ga ada yang negur jadi lanjut qaqa \m/ . bagi kita anak rumahan itu adalah hiburan yang sangat berarti loh:")


INILAH TINGKAH UPW 'gretongan cyint


MR.CROCODILE READY TO EAT US :9



AGAK GELI SIH YA NYAMPERIN INI TEMPAT :&



EUH INI BINATANG LATAH EUH~

setelah kunjungan kita berakhir,kita(anak rumahan)memutuskan untuk kembali ke habitat, karena takut diomelin dan dijutekin sama papah kita =3 maklum anak rumahan tau lah ya jam haha. dan anak-anak lain pun melanjutkan acara mereka di museum iptek dan melakukan cara yang sama (gratisan masuk) aih curang sekaleeh curang sekalehhhh,kita kembali murung dan menekuk muka.

menjelang hari terakhir dimana kita waktunya di tes oleh Master Sirait , semua anak per anjungan udah deg-degan , di bbm group pun sudah berkoar-koar
'eh Pak MT udah disana-disini' makin jiperlah kita yang membacanya. kalo kata anak rumahan 'kalo lo liat putih-putih(taulah ya) kasih kode ya' Di Hari itu anak-anak yang biasanya berkeliaran naik motor pun ga terlihat batang idungnya sama sekali.. ceka ceka..yang gue heran TMII itu luas sedangkan Pak MT tidak menaiki kendaraan sama sekali,itu berarti dia jalan kaki untuk pergi ke tiap anjungan? APA?? betis baja..
tapi Puji Tuhan semua berjalan dengan lancar test kita semua,meskipun jadi dua hari dan sampai-sampai ada yang di test jam 5sore -..-

DI TMII pun kita punya banyak cerita dari cerita cinta,persahabatan,dan juga cerita asal-asalan :)

Cerita cinta : hemm....apa ya? ya mungkin gue tadi ngelindur ngomong ini, sebenarnya ga ada x_X

Cerita Sahabat : semuanya pasti ada,karena kita semua sahabat/temen perjuangan.
jadi ceritanya kita setiap selesai,sorenya kita langsung ngumpul di danau tanpa alasan yang jelas. intinya ya nongkrong dan menikmati pandangan danau (mane ngan?) tapi ada juga cerita sedihnya sih dimana 'sahabat mengerti keadaan sahabatnya' hehe :')

dan begitulah pengalaman kita selama seminggu berada di TMII ada asiknya,menyedihkan dan lain-lain. kebanyakan asiknya sih karena ketidak warasan dari anggota UPW -_-'
yasekian.. mungkin cerita ini singkat karena kalo ga disingkat mungkin cerita ini ngalahin novel Harry Potter yang setebel jamban,gaban maksudnya.




inilah moment yang tadi gue bilang (re:sahabat) :D


UPW ROAD RIDERS B-)


MUNGKIN BISA DISEBUT DENGAN 'DANAUERS' HEHE :p
 

Template by Best Web Hosting